Jakarta, Harian Umum- Menjadi ketua ikatan alumni (Ilumni) sebuah universitas nasional tentu bukan beban yang ringan, namun Ashraf Ali yakin ia mampu menunaikan tugas sebagai Ketua Ilumni Universitas Bung Karno (UBK) periode 2017-2020 dengan baik.
"Nggak sulit. Yang penting "mesin organisasi" dapat dihidupkan dengan baik," katanya kepada harianumum.com di Jakarta, Senin (5/2/2018).
Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta ini menjelaskan, visi misinya selama menjadi ketua Ilumni UBK adalah bagaimana para alumni yang berjumlah 2.500 orang, yang saat ini bekerja di berbagai bidang profesi, dapat lebih berkonstribusi untuk pembangunan, dan menciptakan situasi yang kondusif, baik di bidang perekonomian, sosial, budaya maupun bidang-bidang lainnya.
"Kita ingin mempertahankan NKRI, Pancasila dan UUD 1945, dan dalam mencapai visi ini, apa yang kami lakukan diselaraskan dengan ajaran Soekarno (presiden RI-1, red), terutama Pancasila," imbuhnya.
Ia menjelaskan, ada 11 bidang di organisasinya yang semuanya akan dikerahkan untuk pecapaian visi tersebut, di antaranya bidang kajian, sosial, ekonomi, politik, hukum, dan seni budaya.
"Program-program itu semua akan kita maksimalkan, dan kita juga akan melakukan audiensi ke pejabat-pejabat negara, lembaga-lembaga negara, hingga presiden.
"Kita sudah audiensi dengan Ketua MPR Zulkifli Hasan, ke DPD dan ketua DPR," imbuhnya.
Ashraf yakin, di tangannya Ilumni UBK akan menjadi wadah yang dapat terus membawa pemikiran Soekarno dalam membangun Indonesia yang lebih baik ke depannya, karena ia tak ingin masyarakat Tanah Air kian meninggalkan ajaran sang Proklamator tersebut.
"Mudah-mudahan adanya ikatan alumni ini, bisa menggelorakan nilai pemikiran Bung Karno, menuju bangsa yang kuat dan berdiri diatas kaki sendiri," pungkasnya. (rhm)







