Makkah, Harian Umum - Lebih dari 1,5 juta umat Muslim mulai memenuhi kota tenda yang luas di kota suci Makkah pada hari ini, Senin (25/5/2026), untuk melaksanakan ibadah haji tahunan.
"Para jamaah berjubah putih yang datang dengan bus atau berjalan kaki tiba, di perkemahan di Mina setelah melakukan “tawaf” – berjalan tujuh kali mengelilingi Ka'bah, kubus hitam raksasa di Masjidil Haram Mekah," demikian dilansir Al Arabiya.
Para pejabat Saudi mencatat pada akhir pekan bahwa lebih banyak jamaah yang datang dari luar negeri untuk berpartisipasi dalam ibadah haji tahun ini daripada pada tahun 2025, meski saat ini sedang terjadi ketegangan di Timur Tengah akibat serangan AS dan Israel ke Iran pada tanggal 28 Februari 2026.
Otoritas Saudi juga telah mengisyaratkan kesiapan mereka untuk melindungi musim haji ini.
Sebuah video yang diunggah di media sosial oleh Kementerian Pertahanan Saudi menunjukkan baterai pertahanan udara canggih yang ditempatkan di pinggiran Makkah.
“Pasukan pertahanan udara bertanggung jawab untuk melindungi langit di atas tempat-tempat suci dan menangani semua ancaman udara, memastikan keselamatan dan ketenangan pikiran para tamu,” demikian bunyi unggahan tersebut.
Ritual
Haji merupakan salah satu dari lima rukun Islam, dan wajib dilakukan setidaknya sekali oleh semua Muslim yang mampu.
Selama Haji, kaum pria mengenakan pakaian putih seperti kain kafan yang menekankan persatuan di antara umat beriman, tanpa memandang status sosial atau kewarganegaraan mereka.
Wanita harus mengenakan gaun longgar, hanya memperlihatkan wajah dan tangan mereka.
Ritual pertama Haji mengharuskan berjalan tujuh kali mengelilingi Ka'bah, struktur kubus hitam besar di tengah Masjidil Haram, Makkah.
Selanjutnya, para jamaah berjalan tujuh kali di antara dua bukit Safa dan Marwa.
Mereka kemudian melanjutkan perjalanan ke Mina, sekitar 5 kilometer jauhnya, sebelum ritual utama ibadah haji di Gunung Arafat.
Pada hari Selasa (26/5/2026) yang menjadi puncak ibadah haji, para jamaah berkumpul di Gunung Arafat, sekitar 10 kilometer dari Mina, tempat diyakini Nabi Muhammad menyampaikan khutbah terakhirnya.
“Saya ingin melaksanakan ibadah haji sepanjang hidup saya, selama 40 atau 50 tahun,” kata Jreish Mohammed, seorang pria berusia 68 tahun yang mengenakan pakaian tradisional dari negara asalnya, Maroko.
“Dan tahun ini, mimpi saya menjadi kenyataan," katanya semringah. (man)







