JAKARTA, HARIAN UMUM - Ketua Umum Bamus (badan musyawarah) Betawi Abraham Lunggana mengajak Bamus Betawi kubu Zaenudin Oding untuk bergabung dalam rangka menjaga keutuhan masyarakat Betawi. Hal tersebut disampaikan Haji Lulung sapaan akrab Abraham Lunggana sehubungan dengan adanya pelantikan pengurus Bamus Betawi versi Zaenudin Oding yang akan digelar di Padepokan Pencak Silat TMII pada Minggu (25/8/2019).
"Kami mengajak Bang Zaenudin alias Oding untuk dapat guyub dan bergabung bersama kami. Tujuannya untuk menjaga silaturahmi dan persatuan serta menjaga keutuhan kaum Betawi di tanah Betawi. Dengan begitu bisa terjaga kearifan lokal, seni dan budaya, pertahanan dan keamanan, serta sosial," kata Lulung di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (22/8/2019).
Sebab Lulung beralasan Bamus Betawi berdasarkan hasil Mubes ke -7 itu sudah diakui pemerintah. Bamus Betawi tersebut sudah dilegalkan berdasarkan surat keputusan Kementrian Hukum dan HAM No. AHU-0004530.AH.01.07.Tahun 2019. "Pengurusnya ; Haji Lulung sebagai Ketua Umum, Syarif Hidayatullah sebagai Sekretatis Jenderal, Djuli Zulkarnaen sebagai Bendahara Umum, Nuri Thahir Ketua Majelis Adat, Bambang Sutjipto Syukur sebagai Ketua Majelis Adat," sebut Caleg DPR- RI terpilih tersebut.
Lulung melanjutkan Bamus Betawi tersebut juga didukung 98 ormas Betawi pendukung. "Mereka sudah menyatakan hanya mengakui kepengurusan yang dipimpin oleh Majelis Adat Babeh Nuri Thahir dan Ketua Umum Abang Haji Lulung, sesuai keputusan Mubes ke-7.
Karena itu Lulung menegaskan, sesuai aturan, kelompok tandingan tidak bisa menggunakan embel-embel Bamus Betawi. "Kelompok tandingan tidak boleh menggunakan atribut dan embel-embel Bamus Betawi. Sebab sesuai pleno, Oding sudah berakhir kepengurusannya," ujarnya.
Apabila pelantikan Bamus Betawi versi Zaenudin alias Oding tetap digelar, Lulung mengancam akan melakukan tindakan hukum. "Kalau tetap mereka ngotot melakukan pelantikan, maka kami akan melakukan penegakan hukum," tegas Lulung. (Zat)







