Jakarta, Harian Umum- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencopot Camat Tamansari Firmanudin karena dianggap tidak menjalankan tugas sesuai ketentuan saat membongkar kantor RW 07 dan PAUD Tunas Bina di Jalan Teh, Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, Rabu (17/10/2018) siang.
"Camatnya saya copot kemarin," kata Anies di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (18/10/2018).
Anies menilai seorang pemimpin di wilayah, termasuk camat, seharusnya menjalankan tugasnya dengan kebijaksanaan. Ia mencontohkan saat dirinya menutup Hotel Alexis. Kata dia, dengan hanya menandatangani secarik surat dan tanpa membawa sejumlah pasukan, penutupan tetap dapat dilakukan.
"Cara-cara seperti ini (dengan membawa sejumlah pasukan) adalanh cara-cara masa lalu. Masa depan Jakarta adalah cara-cara yang menghargai warga dan menghormati tata aturan hukum. Jadi, kita ingin penegakkan aturan itu menghargai yang ditegakkan, jangan dibalik," tuturnya.
Meski demikian Anies mengakui, soal lahan dimana PAUD itu berada, memang sudah ada kesepakatan soal pemanfaatannya, namun cara mengeksekusi lahan itu yang menurutnya keliru.
"Problemnya saat eksekusi, waktunya, caranya," tegas dia.
Seperti diberitakan sebelumnya, PAUD Tunas Bina di Jalan Teh dan kantor RW 07 yang berada di sebelahnya, dibongkar Camat Tamansari dengan mengerahkan sekitar 70 aparat gabungan Satpol PP, TNI dan Polri dan satu unit eksavator.
Saat mereka datang, siswa PAUD yang berjumlah sekitar 80 orang, sedang belajar. Mereka lalu dengan terpaksa membawa bangku-bangkunya keluar, dan video tentang apa yang mereka lakukan ini tak lama kemudian menjadi viral di media sosial.
Camat sempat berdalih kalau pembongkaran itu atas permintaan Sudin Bina Marga Jakarta barat sedang menggarap kegiatan pembangunan saluran dan pedestrian dari Lokbin Taman Kota Intan menuju kawasan Kota Tua dalam rangka penataan kawasan wisata bersejarah itu. Kontraktor kegiatan ini adalah PT Jaya Konstruksi dan PT Duta Kreasi Indah. (rhm)







