Jakarta, Harian Umum - Pakar Telematika yang juga tersangka kasus Ijazah mantan Presiden Joko Widodo alias Jokowi, yakni Roy Suryo, akan melaporkan balik tiga relawan Jokowi yang melaporkan dirinya dan Tifauzia Tyassauma (dr Tifa) ke Polda Metro Jaya.
Laporan balik itu akan dilakukan karena laporan ketiga relawan bernama Samuel Sueken, Lechumanan dan Ade Darmawan itu terhadap Roy dan Tifa, digugurkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan karena dianggap tidak memiliki dasar hukum.
Dalam laporannya ke Polda Metro Jaya pada Mei 2025, Samuel Sueken, Lechumanan dan Ade Darmawan melaporkan Roy dan Tifa melakukan penghasutan dan ujaran kebencian terkait ijazah Jokowi. Laporan itu sempat diterima dan ditindaklanjuti Polda Metro, dan bahkan kemudian diserahkan ke Kejari Jaksel bersama berkas laporan Jokowi terhadap Tifa dan Roy Suryo yang dibuat pada 30 April 2025, akan tetapi berkas ketiga relawan itu dinyatakan P19 alias tidak lengkap, sehingga gugur, sementara berkas laporan Jokowi dinyatakan P21 atau lengkap, sehingga pada Senin (22/6/2026) kemarin, Roy dan Tifa dilimpahkan ke Kejari Jaksel.
"Tentu, (melaporkan balik) itu akan kami lakukan, kami akan action, karena dengan digugurkannya laporan mereka, artinya mereka membuat tuduhan palsu terhadap kami," kata Roy di Kejari Jaksel, Senin (22/6/2026).
Tak hanya Ade Darmawan, Lechumanan dan Samuel Sueken, Roy juga mengatakan akan melaporkan relawan Jokowi yang lain, yang menuduhnya masih menguasai aset Kemenpora meski saat ini sudah bukan lagi Menteri Olahraga, dan yang menuduh ijazah S3-nya palsu.
"Semua nanti akan saya laporkan, termasuk yang menuduh saya masih menguasai aset Kemenpora, padahal itu sudah selesai dua tahun lalu, dan yang menuduh ijazah S3 saya palsu," katanya.
Ketika ditanya apakah Roy tahu siapa saja relawan Jokowi yang menuduhnya seperti itu? Roy mengiyakan.
"Ada, saya sudah punya data mereka," katanya.
Ia pun mengingatkan para relawan Jokowi yang selama ini menuduh dan memfitnya, untuk bersiap menghadapi serangan balik.
"Kalian akan menerima risikonya!" tegas dia. (rhm)


