Jakarta, Harian Umum - Presiden Prabowo Subianto mendapat kejutan yang tidak menyenangkan saat menghadiri peringatan Buruh Internasional atau Mayday di Monas, Jumat (1/5/2026).
Pasalnya, ketika di membahas program MBG (Makan Bergizi Gratis), respon sebagian burun yang berjumlah puluhan ribu orang dan berasal dari berbagai daerah itu, di luar dugaan.
"MBG bermanfaat tidak?" tanya Prabowo.
"Tidaaaak ....!" jawab buruh serentak, seperti bergemuruh.
Cuplikan "momen memalukan" itu tersebar di platform media sosial X, antara lain diposting pemilik akun @bangherwin.
Respon atas postingan ini membuat yang baca tertawa, sekaligus prihatin.
"Gue langsung masuk goa kalo begitu... š," kata @ferizandra.
'"MBG bermanfaat ato tidak? ", "Tidaaaak! "
"Antek-antek asing, pergi kalian ke Yaman!" š¤£š¤£š¤£," kata @LanangJagad31.
"Hahahhaa...
Dijawab TIDAK lalu kicep. Mengalihkan topik! Itu baru sebagian kecil pak rakyat Indonesia yang bilang TIDAK! Yang gak disana juga bakal bilang TIDAK!!!" kata @Th1ngY0u.
Seperti diketahui, MBG merupakan program unggulan pemerintahan Prabowo-Gibran. Meski menu dari program ini membuat banyak siswa keracunan, bahkan ada yang meninggal, sama sekali tidak ada evaluasi. Bahkan tahun ini MBG mendapat anggaran Rp335 triliun.
Dengan anggaran sebesar itu, tiap hari SPPG yang merupakan dapur MBG diberi insentif Rp6 juta/hari meski dalam status ditutup sementara; kepala SPPG-nya dibelikan motor listrik sketchy dengan total nilai Rp1,2 triliun untuk kendaraan operasional, dan BGN membeli kaos kaki senilai Rp6,9 miliar.
Tak hanya itu, BGN juga sempat mewacanakan mengangkat pegawai inti SPPG menjadi ASN PPPK, sehingga menimbulkan kecemburuan sosial bagi para guru honorer yang telah mengabdi bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun, tetapi tetap saja berstatus honorer dengan gaji hanya ratusan ribu.
Meski program ini menjadi polemikz bahkan kontroversi, Prabowo tetap saja bangga pada program yang konon juga dilaksanakan dibanyak negara itu.
"Kita jangan jadi bangsa yang rendah diri, minder minder minder, selalu bangsa asing yang hebat. Banyak sekarang negara asing yang belajar MBG ke kita, banyak belajar MBG ke kita!" kata Prabowo saat menghadiri ground breaking 13 proyek hilirisasi tahap 2 di Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (30/4/2026).
Ia mengingatjan bahwa tak ada negara di dunia ini yang bisa memberi makan 60 juta orang dalam 5 kali seminggu, dan makanan itu diantarkan langsung kepada penerimanya.
"Mana ada negara bisa memberi makan lebih 60 juta orang 5 kali seminggu. Yang ibu-ibu hamil di antarkan makan, Lansia yang tidak berdaya, dikasih dikasih makan. Lihat, di mana? Negara mana? Mungkin Tiongkok, tapi kita tahu Tiongkok lebih dulu take off dari kita," katanya. (rhm)


