JAKARTA, HARIAN UMUM - Pemprov DKI menunjukan keseriusan untuk menata kampung kumuh di Ibukota. Untuk merealisasikan salah satu program prioritas itu, sedikitnya dana yang dianggarkan Rp25,5 miliar.
Meneurut Gubernur DKI Anies Baswedan, penataan kampung kumuh sudah dicanangkan sejak tahun 2018. "Ini sudah direncanakan cukup lama. Kita rencanakan penataan mulai 2020," kata Anies di Balai Kota, Kamis (28/11/2019).
Anies menyinggung soal pernyataan Mendagri Tito Karnavian yang menyebut wilayah yang dibawahinya seperti ‘kampung’ jika dibandingkan dengan Shanghai. Dirinya tidak mempermasalahkan hal itu.
"Sesungguhnya, ini adalah pesan penting bagaimana transformasi sebuah negara itu terjadi, dikerjakan dengan konsisten selama beberapa dekade, dan sekarang mereka merasakan buahnya," ujar dia.
Salah satu wilayah yang rencananya masuk dalam rencana penataan kampung kumuh ini adalah Kampung Muka di Ancol Pademangan, Jakarta Utara.
Sebagai informasi, Mendagri Tito menyinggung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengenai penataan kota Jakarta yang semrawut. Bahkan, mantan Kapolri itu tak ragu menyebut Jakarta seperti kampung apabila disandingkan dengan kota-kota besar di China, salah satunya Shanghai. (Zat)






