Way Kanan, Harian Umum - Ratusan mahasiswa dari berbagai aliansi serta masyarakat Kabupaten Way Kanan, ngeluruk ke DPRD setempat, untuk menyampaikan aspirasinya menolak UU omnibus law atau UU cipta kerja, Senin (12/10).
Dalam orasinya yang dibacakan oleh Ketua PMII Way Kanan Nandang Kurniawan mengatakan, Kami Aliansi Sahabat Mahasiswa dan Elemen Masyarakat Kabupaten Way Kanan, yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan penolakan UU Cipta Kerja, dengan mendesak DPRD Kabupaten Way Kanan dan Pjs Bupati Way Kanan menerbitkan surat resmi sebagai bentuk penolakan UU Cipta Kerja, dengan ini dan tujuan untuk segera mendesak presiden RI agar mengeluarkan Perpu pencabutan UU Cipta Kerja.
Akhirnya 20 mahasiswa perwakilan diterima Ketua DPRD Way Kanan Nikman Karim, Kapolres AKBP Binsar Manurung, Kabag Ops Kompol Suharjono dan Kasat Intelkam Iptu Doni Oktarizal, bertempat di ruang rapat utama.
Dalam kesempatan itu Nikman Karim mengatakan, sangat mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan, Tujuh Aliansi Sahabat mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat dalam menyuarakan aksinya dengan melakukan dialog dengan damai dan aman.
" Alhamdulilah, saya mengapresiasi langkah yang dilaksanakan oleh para mahasiswa, yang menyampaikan aspirasinya tanpa melakukan anarkis," kata Nikman.
Selain itu, Nikman Karim juga membacakan surat pernyataannya bahwa DPRD Kabupaten Way Kanan dengan ini meneruskan yang menjadi tuntunan Aliansi Sahabat Mahasiswa dan elemen berbagai masyarakat, untuk menolak dan meminta UU Cipta Kerja dibatalkan, karena dipandang cacat hukum atau cacat prosedural. ( Narto).







