Jakarta, Harian Umum- Sosoknya yang cantik, elegan dan ramah, muncul di tengah-tengah kemeriahan acara peresmian Markas Besar (Mabes) Gerakan Laskar (GL) Pro 08 di Jalan Matraman Dalam 1, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (28/7/2018) sore.
Ia juga sempat menghangatkan suasana dengan lagu yang satu di antaranya mampu membuat sejumlah hadirin bergoyang bersamanya.
"Terajanaaa .... Terajanaaa.....," senandung perempuan yang pernah tergabung dalam grup musik Gerenimo VIII ini.
Ya, itu lagu dangdut karya Haji Rhoma Irama yang pernah meledak di era 1970-an. Sampai sekarang lagu itu masih digemari para pecinta musik dangdut. Judulnya "Terajana".
Vivi Effendy muncul di acara peresmian Mabes GL Pro 08 karena dia dan organisasi ini memiliki orientasi yang sama, yakni pendukung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dan saat Pilkada DKI 2017, dia merupakan Ketua Relawan Cinta Anies-Sandi (CAS).
Tak hanya itu, pada Pileg 2019 mendatang penyanyi era 1980-an ini juga nyaleg dari Partai Gerindra untuk Daerah Pemilihan (Dapil) DKI Jakarta VII yang meliputi Kecamatan Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Setiabudi dan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
"Dia hadir di sini karena dia termasuk Caleg yang didukung GL Pro 08 untuk dimenangkan saat Pileg 2019," jelas Ketua Umum GL Pro 08, Jimmy CK, kepada wartawan.
Politik bukan dunia yang baru dimasuki Vivi, karena sebelumnya finalis Abang dan None (Abnon) Jakarta 1981 ini merupakan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) periode 2009-2014 dari Dapil DKI Jakarta. Sayang, ketika dia maju lagi saat Pemilu 2014, penyanyi yang juga aktif di Badan Musyawarah (Bamus) Betawi ini tidak terpilih.
"Tahun depan saya ikut Pileg karena saya ingin ikut menata Jakarta," katanya.
Vivi mengakui, saat ia masih menjadi anggota DPD, banyak aspirasi masyarakat yang tidak terakomodir, sehingga ia berharap jika tahun depan ia terpilih menjadi anggota DPRD DKI periode 2019-2024, aspirasi-aspirasi itu dapat ia realisasikan.
Tidak dijelaskan aspirasi-aspiraai itu apa saja, namun ia memastikan bahwa karena ia orang yang bergelut di dunia seni dan budaya, maka ia nanti akan fokus pada bidang ini.
"Karena saya juga warga asli Betawi, saya juga akan fokus mengembangkan dan melestasrikan tradisi dan budaya Betawi," imbuhnya.
Vivi mengakui, meski ia mantan relawan Anies-Sandi, ia akan tetap kritik kepada penguasa Jakarta periode 2017-2022 itu.
"Saya akan mengawal kebijakan-kebijakan mereka agar tidak keluar dari tracknya," pungkas dia. (rhm)







