RIZAL RAMLI layak pemimpin Indonesia, tapi sayangnya sistem politik kita saat ini tidak membuka ruang bagi putra terbaik seperti Rar untuk dapat memimpin negeri ini.
---------------------------
Oleh: Muslim Arbi
Direktur Gerakan Perubahan dan Koordinator Indonesia Bersatu
Hari ini, Jumat 5 Januari 2024, fari pelataran Masjid Cut Mutiah, Menteng Jakarta Pusat, saya mengenang 3 hari Bang Rizal Ramli kembali ke haribaan Ilahi. Semoga Arwahnya beristirahat dengan tenang di Sisi Allah SWT. Surga Firdaus, Janntun Naim. Aamien.
Lahumul: Alfatihah.
Allahumagfir lahu war ham hu, wa afihie wa fu Anhu. Wa akrim nuju la hu... Aamiin
Dengan wafatnya Bang Rizal Ramli. Indonesia kehilangan seorang negarawan besar, pemikir besar, tokoh dan aktivis yang sangat berani terhadap rezim despotik: Jokowi
Bang Rizal Ramli, kawan-kawan aktivis menyebut nya Bang RR, berjuang sejak mahasiswa di ITB. Sampai menghembuskan napasnya terakhir di RS Cipto Mangunkusumo selalu berpikir dan berbicara tentang bangsa ini.
Bahkan demi kepentingan bangsa dan negara, di akhir hayatnya menyempatkan diri memberi pesan kepada Bang Hariman agar menjatuhkan Jokowi sebelum Pemilu.
Disampaikan Bang Hariman saat memberi pesan di pemakaman Bang Rizal Ramli.
Mengapa pesan seperti itu di akhir hayatnya? Kalau dilihat dari pikiran-pikiran Bang RR, Jokowi memang sangat berbahaya bagi bangsa dan negara ini.
Politik Dinasti, hancurnya demokrasi dan hukum, rusaknya konsitusi, maraknya KKN dan hutang yang menggunung membuat negeri ini limbung menatap masa depannya.
Yang paling terakhir, pengosongan paksa Pulau Rempang yang ditengarai akan dijadikan wilayah mata-mata dan pangakalan militer Tiongkok disampaikan Bang Rizal Ramli di Channel YouTube Refly Harun setelah berkunjung ke Rempang. Meski gagal penggusurannya oleh Rezim Jokowi, rencana besar Tiongkok itu tak dapat dibendung.
Serangan dan kritikan keras Bang RR terhadap pemerintahan Jokowi tanpa tedeng aling-aling. Bahkan untuk membela nasib petani, Bang RR menganggap Jokowi sangat kejam kepada petani.
Untuk membela kaum buruh, bahkan turun berorasi bersama kaum buruh saat memprotes soal Omnibus Law.
Demi membela nelayan, Bang RR rela diberhentikan sebagai Menko Maratim di kabinet Jokowi tahun 2016 lampau.
Keprihatinannya terhadap KKN Presiden Jokowi di mana Gibran dan Kaesang yang dilaporkan ke KPK yang tidak diproses KPK. Bersama Tokoh Reformasi dan sejumlah tokoh lainnya, Bang RR mendatangi KPK. Penulis juga ikut dalam rombongan protes di KPK itu.
Bahkan menurut pandangan penulis, Bang RR layak pemimpin Indonesia atas kredibilitas, integritas dan kapasitas sebagai pemikir, pejuang dan aktivis senior yang malang melintang di negeri ini selama ini.
Sayangmya, sistem politik saat ini tidak membuka ruang bagi putra terbaik seperti DR Rizal Ramli ini untuk dapat memimpin negeri ini. Padahal, kemampuan RR sudah dibuktikan saat menjabat singkat dari Pemerintahan Presiden Abdurahman Wahid.
Meski Bang Rizal Ramli telah kembali ke haribaan Ilahi, semangat dan cita-cita akan diteruskan oleh para aktivis saat ini.
Allahuakbar. Wa lillahil hamdu.
Jakarta 5 Januari 2024







