JAKARTA, HARIAN UMUM - Anggota Fraksi Demokrat DPRD DKI Jakarta Taufiqurahman akan melaporkan Wakil Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Rian Ernest ke Kepolisian Daerah Metro Jaya atas dugaan tindak pidana menyiarkan atau memberitahukan berita bohong dan tindak pidana ujaran kebencian (hate speech). Laporan tersebut terkait pernyataan Rian Ernest yany menduga ada politik uang dalam pemilihan wagub DKI.
"Besok pagi tanggal 18 Juli 2019 pukul 9 saya taufiqurahman akan melaporkan wakil ketua DPW PSI DKI Jakarta Rian Ernest Tanudjaja ke kepolisian Polda metro jaya," kata Taufiqurahan melalui akun Twitter, Rabu (17/7/2019).
Menurutnya pernyataan Rian Ernest tersebut tidak memiliki bukti yang kuat. "Ernest mendasarkan dugaan sesatnya dan disebarkan secara sengaja melalui konferensi pers resmi hanya berdasarkan gosip dan perkataan sumber informasinya yang tanpa data dan fakta, serta sangat diragukan kebenarannya," kata Taufiqurahman.
Padahal kata Taufiqurahman pemilihan Wagub sendiri belum berlangsung. "Di satu sisi, proses pemilihan belum berlangsung, baru sebatas pada pembentukan panitia pemilihan di DPRD DKI. Proses ini baru proses awal utk mempersiapkan proses dan pelaksaan rapat paripurna pemilihan Wakil Gubernur di DPRD DKI. Baru sebatas itu," ujarnya.
Lagipula Taufiqurrahman memastikan dua nama calon wakil gubernur yang sudah diserahkan ke DPRD tidak bisa diganti. "Kemudian lagi, Gubernur sudah menyerahkan 2 nama kepada DPRD DKI yang diusung oleh partai pendukung dan seharusnya calon wakil Gubernur tidak akan beranjak dari dua nama tersebut. Namun tergantung pada dinamika politik yg ada pada kedua partai pendukung, yaitu Gerindra dan PKS," terang dia.b
karena itu taufiqurahman menyimpulkan pernyataan Rian Ernest tersebut bisa dikatakan sebagai fitnah. Tidak hanya terhadap DPD DKI sebagai kelembagaan yang juga pada anggota-anggotanya.
"Fitnah ini saya anggap juga mengena ke saya sebagai anggota DPRD DKI yang melanggar KUHP 310, 311 dan 315. Juga fitnah ini mengena kepada kelembagaan DPRD DKI yang melanggar KUHP 207," tegasnya.
Taufiqurrahman mengajak Ryan Ernest untuk melakukan pembuktian atas pernyataannya tersebut melalui jalur hukum. "Jadi, sebagai sesama alumni FHUI, mari kita saling melakukan pembuktian langsung di ranah hukum, bukan menyebar gosip yg berpotensi menjadi fitnah tanpa dasar dan hanya berdasarkan gosip informasi yang tidak jelas sumbernya. Yuk lah, berangkat!"
Seperti diketahui hernanes menduga ada politik uang dalam pemilihan Wagub DKI. Informasi itubberasal dari dua elite politik DKI Jakarta yang namanya dirahasiakan Rian.
"Saya sudah mendengar dari dua elite politik di kesempatan yang berbeda. Artinya ini masih rumor tapi sudah harus jadi perhatian kita semua. Karena kan kalau sekadar rumor kita tidak bisa pegang, tapi kan ada rumor kalau ada (transaksi) uang," ucap Rian di Kantor DPP PSI, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin. (Zat)






